Baca selengkapnya artikel berjudul Faktor Faktor Penyebab Susah Hamil ini. Selamat membaca, semoga bermanfaat.
Jika saat ini Anda sedang mengalami Susah Hamil atau bahkan Mandul, silahkan baca buku Panduan Cara Cepat Hamil yg ditulis oleh Dr. Rosdiana Ramli, SpOG. yang terbukti dengan ilmu tersebut banyak ibu sulit hamil menjadi mudah memiliki anak (Baca testimoni-nya disini). Anda bisa mendapatkan buku tersebut Disini.
Faktor Faktor Penyebab Susah Hamil. Kehamilan merupakan salah satu tujuan suatu pasangan hidup memutuskan untuk menikah. Rasanya ada yang kurang kalau tidak ada suara bayi di rumah, apalagi seorang mertua. Mereka biasanya suah merindukan untuk menimang cucu. Ada yang baru saja menikah tidak lama langsung hamil muda. Namun ada yang sudah bertahun-tahun menikah belum juga hamil. Mereka sudah mencoba berbagai macam cara agar cepat hamil, namun akhirnya tetap susah hamil juga. Apa ada faktor penyebab wanita sulit hamil? Nah disini akan kita coba ulas beberapa macam hal yang menyebabkan seorang wanita itu susah untuk hamil.
Buat anda yang ingin segera hamil dan sudah mencoba bermacam cara tetap belum hamil juga, jangan menyerah, pasti ada jalan kalau mau terus berusaha dan ikhtiar, selain itu anda perlu mengetahui apa saja faktor faktor yang membuat wanita susah hamil.

Usia merupakan faktor umum yang menyebabkan seseorang sulit untuk mengandung. Wanita yang sudah tua umurnya yaitu diatas 40 tahun, ternyata mereka sel telurnya sudah sedikit dan sel telurnya sudah kurang sehat dibanding yang masih dibawah 30 tahun. Sehingga kemungkinan untuk dibuahi lebih kecil dan kalaupun bisa dibuahi rentan untuk keguguran.
- Ada Kerusakan Pada Jaringan Ovarium
Selain Faktor usia tadi, adanya kerusakan pada jaringan ovarium adalah faktor yang membuat wanita sulit hamil. Biasanya kerusakan ini terjadi karena ada sakit kista, dan dilakukan operasi pengangkatan kista dan kadang2 membuat jaringan ovarium ikut rusak. Kalau jaringan ini rusak, otomatis proses ovulasi tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.
- Endometriosis
Apa itu Endometriosis? Ini penjelasan wikipedia tentang endometriosis:
- Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)
Sindrom ini merupakan salah satu penyebab utama infertilistas atau ketidaksuburan pada seorang wanita. Orang yang terkena sindrom PCOS ini, dalam tubuhnya produksi hormon androgennya berlebihan. PCOS ini menyebabkan masalah pada ovulasi dan membuat siklus haid jadi tidak lancar.
- Menopause dini
Kalau seorang wanita tiba-tiba berhenti menstruasinya sebelum umur 40 tahun maka dia sudah terkena menopause dini. Sel telur sudah tidak diproduksi lagi dan otomatis tidak bisa ada pembuahan, otomatis akan tidak bisa hamil.
Sementara 5 faktor penyebab wanita sulit hamil yang kita bahas di artikel ini, kalau ada tambahan akan penulis tambah daftarnya diatas, atau ituangkan pada artikel yang lain. Atau jika anda punya masukan silakan tulis di kolom komentar, nanti kita update disini.
Buat anda yang ingin segera hamil dan sudah mencoba bermacam cara tetap belum hamil juga, jangan menyerah, pasti ada jalan kalau mau terus berusaha dan ikhtiar, selain itu anda perlu mengetahui apa saja faktor faktor yang membuat wanita susah hamil.
Ini dia faktor-faktor Penyebab Susah hamil

- Faktor Usia
Usia merupakan faktor umum yang menyebabkan seseorang sulit untuk mengandung. Wanita yang sudah tua umurnya yaitu diatas 40 tahun, ternyata mereka sel telurnya sudah sedikit dan sel telurnya sudah kurang sehat dibanding yang masih dibawah 30 tahun. Sehingga kemungkinan untuk dibuahi lebih kecil dan kalaupun bisa dibuahi rentan untuk keguguran.
- Ada Kerusakan Pada Jaringan Ovarium
Selain Faktor usia tadi, adanya kerusakan pada jaringan ovarium adalah faktor yang membuat wanita sulit hamil. Biasanya kerusakan ini terjadi karena ada sakit kista, dan dilakukan operasi pengangkatan kista dan kadang2 membuat jaringan ovarium ikut rusak. Kalau jaringan ini rusak, otomatis proses ovulasi tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.
- Endometriosis
Apa itu Endometriosis? Ini penjelasan wikipedia tentang endometriosis:
Endometriosis adalah radang yang terkait dengan hormon estradiol/estrogen berupa pertumbuhan jaringan endometrium yang disertai perambatan pembuluh darah, hingga menonjol keluar dari rahim (pertumbuhan ectopic) dan menyebabkan pelvic pain.[1] Endometriosis dikatakan terkait dengan estrogen sebab perkembangan dan simtoma yang ditimbulkan akan hilang seiring datangnya menopause, oleh karena itu perawatan paling umum bagi penderita radang ini adalah penggunaan terapi hormonal yang menginduksi kondisi hipoestrogenik. Estrogen merupakan kelompok hormon steroid yang disekresi ovarium setelah distimulasi oleh FSH dan/atau LH yang disekresi oleh kelenjar hipofisis. Lebih lanjut sekresi FSH dan LH dihambat oleh hormon GnRH yang disekresi oleh hipotalamus.[2]
Setelah kista endometriosis telah terbentuk sepenuhnya, muncul simtoma hiperalgesia vaginal yang disertai dengan hiperalgesia otot perut. Jaringan di sekitar kista akan mensekresi berbagai sitokina antara lain IL-1, IL-6, IL-8, dan IL-10, TNF-, faktor pertumbuhan seperti VEGF dan NGF.
Biasanya endometriosis terbatas pada lapisan rongga perut atau permukaan organ perut. Endometrium yang salah tempat ini biasanya melekat pada ovarium (indung telur) dan ligamen penyokong rahim. Endometrium juga bisa melekat pada lapisan luar usus halus dan usus besar, ureter (saluran yang menghubungan ginjal dengan kandung kemih), kandung kemih, vagina, jaringan parut di dalam perut atau lapisan rongga dada. Kadang jaringan endometrium tumbuh di dalam paru-paru.[3]
Endometriosis bisa diturunkan dan lebih sering ditemukan pada keturunan pertama (ibu, anak perempuan, saudara perempuan). Faktor lain yang meningkatkan risiko terjadinya endometriosis adalah memiliki rahim yang abnormal, melahirkan pertama kali pada usia di atas 30 tahun dan kulit putih.
Endometriosis diperkirakan terjadi pada 10-15% wanita subur yang berusia 25-44 tahun, 25-50% wanita mandul dan bisa juga terjadi pada usia remaja. Endometriosis yang berat bisa menyebabkan kemandulan karena menghalangi jalannya sel telur dari ovarium ke rahim.
- Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)
Sindrom ini merupakan salah satu penyebab utama infertilistas atau ketidaksuburan pada seorang wanita. Orang yang terkena sindrom PCOS ini, dalam tubuhnya produksi hormon androgennya berlebihan. PCOS ini menyebabkan masalah pada ovulasi dan membuat siklus haid jadi tidak lancar.
- Menopause dini
Kalau seorang wanita tiba-tiba berhenti menstruasinya sebelum umur 40 tahun maka dia sudah terkena menopause dini. Sel telur sudah tidak diproduksi lagi dan otomatis tidak bisa ada pembuahan, otomatis akan tidak bisa hamil.
Sementara 5 faktor penyebab wanita sulit hamil yang kita bahas di artikel ini, kalau ada tambahan akan penulis tambah daftarnya diatas, atau ituangkan pada artikel yang lain. Atau jika anda punya masukan silakan tulis di kolom komentar, nanti kita update disini.
Terima kasih telah membaca artikel berjudul Faktor Faktor Penyebab Susah Hamil. Kami harap Anda mendapatkan manfaat dan bisa diaplikasikan dalam kehidupan Anda.
Namun bila Anda saat ini mengalami Sulit Hamil atau bahkan Mandul, kami menyarankan Anda untuk membaca buku Panduan Cara Cepat Hamil yang ditulis oleh Dr. Rosdiana Ramli, SpOG. Seorang dokter ahli kehamilan, didalamnya terdapat langkah-langkah agar cepat hamil meskipun sebelumnya sangat sulit dan sudah banyak ibu yang membuktikannya (Baca testimoni-nya disini). Anda bisa mendapatkan buku tersebut Disini.

Posting Komentar